Jumat, 26 Oktober 2007

JANGAN SAKIT, NAK...!

Pulang kongkow, maen catur, ngerusak paru-paru, dan ngobrol ngalor ngidul dari lantai 3, mata ini tertuju pada selembar kertas Laporan Rinci Kehadiran Karyawan, yang sengaja diletakkan (saya yakin) bos saya di atas keyboard komputer.

Dibagian bawah Laporan itu, ada tulisan tambahan dari HRD:
To. Ninok (atasan saya)
Untuk ijijn dlm sehari kerja digilongkan sbg cuti, utk ybs dr tgl 24/9 s/d 28/9 digolongkan sbg cuti. Ttp ybs sudah tdk mempunyai hak cuti. So ini diperhitungkan sebagai cuti tanpa upah.
Thnks
Helena
Pikiran saya langsung melayang pada si kecil, Muhammad Hideyoshi 'Abdul 'Aziz Adhiwarsono (Hiyoshi), karena 5 hari ijin tidak masuk kerja itu, saya "ajukan" pada atasan, untuk harus menunggui Hiyoshi yang sakit muntaber di Bandung.
Ya Tuhan....
Lengkap betul KEKURANG AJARAN perusahaan tempat saya "bekerja" ini. Gaji yang standar, kalau tidak dibilang pas-pasan atau bahkan kurang, harus ditambahi lagi dengan tidak ditanggungnya asuransi kesehatan keluarga karyawan.
Eh, kini malah harus ditambah lagi, dengan pemotongan gaji, karena ijin menunggui keluarga sakit, disaat cuti sudah habis.
Memangnya ada yang tahu, kapan kita akan sakit ? Kalau boleh pilih sih, mending gak usah sakit. Kalaupun harus sakit, saya pasti pilih saat dimana saya bisa cuti.
Apa mereka, PARA PEMBUAT PERATURAN YANG TERHORMAT itu, harus merasakan dulu situasi seperti yang saya alami, untuk bisa mengerti ? Mudah-mudahan, TIDAK !
Tapi kalau memang harus begitu, so be it !!!
Biarlah Tuhan membagi "pengalaman" saya menunggui keluarga yang sakit, tanpa ditanggung perusahaan, dan bahkan harus dipotong gaji !!!!!!!! AMIN !!!!!!

Rabu, 10 Oktober 2007

SELAMAT IDUL FITRI

1 Tahun berlalu sejak Syawal tahun kemarin.
1 Tahun pula, saya seringkali berbuat salah dan khilaf,
1 Tahun pula, saya seringkali menodai tali silaturahmi kita,
1 Tahun pula, saya entah sengaja ataupun tidak menorehkan luka di hati yang lain,

Oleh karena itu,
di 1 Syawal tahun ini,
ijinkan saya pribadi maupun keluarga,
kembali mengucap maaf dari lubuk hati yang paling dalam,
kembali menghaturkan sesal atas segala kesalahan,
dan kembali berniat memperbaiki tali silaturahmi kita.

SELAMAT IDUL FITRI 1428 H,
MOHON MAAF, LAHIR DAN BATIN,
SEMOGA KITA KEMBALI TERLAHIR SEBAGAI MANUSIA YANG BENAR-BENAR BARU.




Salam,

Bayu Adhiwarsono,
Alsi Nur'Khalisah,
Muhammad Hideyoshi 'Abdul 'Aziz Adhiwarsono



ps: buat temen2 yang mudik, selamat jalan dan hati-hati, mudah2an kita masih bisa bersua di 1 Syawal tahun depan.

Minggu, 07 Oktober 2007

BUKAN SALAH GUA PASTINYA !!!

Gaji...buta....?

Gaji kok buta ? Masa sih gaji buta ?

Ah, gila aja, masa gak ngerti maksudnya....

Gaji buta itu, ya seperti yang gua jalanin sekarang, dateng ke kantor, gak ada kerjaan, gak dikasih kerjaan, gak ada juga yang bisa dibantu, dan akhirnya seharian cuma browsing dan nge-blog.

Sehari dua hari, biasa lah.....! Tapi kalo seminggu, bahkan kemungkinan besar bakal hampir 2 minggu, it's gotta be something's wrong !

Trus, salah siapa? Bingung juga jawabnya.

Salah siapa, kalo gua gak kebagian camper alias camera person....
Salah siapa, kalo "setoran" gua nol besar for the last couple of days...

BUKAN SALAH GUA PASTINYA !!!