Sabtu, 30 Maret 2002

LAGI, LAGI, DAN LAGI

kupandangi belantara ketidakpastian yang pasti
terpetakan semburat sayatan mentari membujur
teriknya menggerayangi lengket ragaku
remukkan asa nan terperi
lagi, lagi, dan lagi

awan pergi ke medan laga pandawa kurawa
tinggalkan mentari sendiri tak lagi silau
gapai hari baru lebih pagi dari malam lalu
biarkankepalan hasrat sekedar berlalu
lagi, lagi, dan lagi

bilakah cinta berseri
bukan kemarin
hari ini pun ia masih tulikan panggilanNya
lagi, lagi, dan lagi

bandung, tigapuluh ketiga di duaribudua, 22.40




Bayu Adhiwarsono ©

Jumat, 15 Maret 2002

KETIADAAN

selalu, selalu
sesak datang menjelang
menguasai sepi bermahkota
rajam lagi asa tercipta
dan kucumbui ketiadaan
kuhirup pahitnya segenap masa yang berlalu

tak ada lagi lukisan tawa panuh warna
seperti hilangnya letupan membara, asa
tenggelam ditelan angkara berlayar tak berhasrat
sisakan sepenggal yang tiada
kunikmati

apa lagi kuyakini
bagaimana kumulai
dermaga mana pelabuhanku
tiada, mempesonaku

hanya
Yang Rengkuhku
Yang Selimutiku
Yang Indah

bandung, limabelas ketiga di duaribudua, 11.00




Bayu Adhiwarsono ©
*Tulisan ini di-publish oleh Bayu Adhiwarsono,
dan dilindungi oleh Undang-Undang Hak Cipta*