Sabtu, 20 Februari 2010

BIAR KU REBUT SENDIRI

aku tak butuh kau
kau dan mereka
mengerubuti apa yang ada
lalu pasti
aku tak butuh kau

muak aku pada kau
mereka dan tentu
dia
hingga muntah kata

biar ku rebut sendiri
untuk hancur
terlantar

sesekali
aku memang tak butuh
apapun karena aku mau

jakarta, duapuluh kedua di duaribusepuluh

Bayu Adhiwarsono©

Minggu, 14 Februari 2010

SERIBU TAHUN LALU




aku yakin aku telah terhapus
juga kau, anakku
terkalahkan waktu
terhempaskan jaman
kembali menjadi awal yang tiada
setidaknya bagi mereka yang masih bertarung

tapi sesuatu yang menyekat leherku masih membekas

ingatkah
ketika kau tenggelam di dadaku
hingga detak jadi seirama
lalu kita pun lalui malam, lelap

ingatkah
ketika mimpimu menyambut aku
dan pejam matamu lenyapkan gundah
lalu aku yang memilih tenggelam di dadamu

aku tak pernah ada untuk mu, anakku
tapi kau seperti tak pernah peduli

aku hanya mendorongmu keras
hingga kau seringkali kesepian
tapi kau seperti tak pernah peduli

bagi mu
aku adalah aku
separuh bayangmu yang begitu kau banggakan

bagimu
kau adalah aku
tanpa peduli aku tak pernah ada untuk mu

dan sesuatu yang menyekat leherku masih membekas
menyisakan rindu


bekasi, tigabelas kedua di duaribusepuluh, 09.00



Bayu Adhiwarsono©

Jumat, 05 Februari 2010

ULANG TAHUN

perintah sudah terlontar
demi satu cita dan mimpi
walau tanpa satu pun arah
tapi perintah adalah titah
tak pernah peduli pada apapun
kecuali cita dan mimpi

perintah sudah terlontar
ketika Sang Jenderal berteriak semangat dan
acungkan pedang komando
coba bangunkan prajurit
yang terlelap dibuai mimpi saja

'pasukan musuh sudah dekat!'
teriak pasukan pengintai
'batalyon mana yang harus menghadang?'
kapten bertanya
'kerahkan semua, tapi ingat biarkan batalyon pemanah berlibur dulu !'
Sang Jenderal menjawab dengan gagah berani

sembari kebingungan


jakarta, empat kedua di duaribusepuluh, 17.00

Bayu Adhiwarsono©