Jumat, 18 September 2009

SIRENS' SONG

bukan kata-kata yang ingin kuberikan sebagai
mahar cintaku ketika langit menyentuh bumi
rayuan di sela mimpi bukan juga mau ku
untukmu kala rindu membuncah memecah senyap pagi
tapi nihil adalah di ujung bibir
tak seperti jemariku yang bebas menari

biar
titian benang-benang surga di cintamu
jadi irama tarian jemariku
menembus kabut tanya
menyeruak tabir
seperti nyanyian Sirens yang memabukkan

dan aku akan memilih menjadi Odyssey yang menyerah




jakarta, tujuhbelas kesembilan di duaribusembilan, 14.18




Bayu Adhiwarsono ©

Kamis, 17 September 2009

AKU MERINDU

aku merindu

wangi tubuhmu yang melekat di bahuku
hangat birmu yang membius
dengus nafasmu yang memabukkan
tatapmu yang lenyapkan gundah
dan tentu
putih betismu yang temani langkahku

aku merindu duhai perempuan

bukan hanya untuk jadi mimpiku
tanpa menyisakan jejak

aku merindu duhai perempuan

untuk esok
yang belum kujamah


jakarta, tujuhbelas kesembilan di duaribusembilan, 03.00




Bayu Adhiwarsono ©

Rabu, 02 September 2009

HARAM

tikus-tikus merayap diantara barisan para pengadu
berharap mimpi yang baru sambil menghujat
pukul depan tendang belakang lalu kembali
merayap

jejak-jejak menertawakan langkah
mimpi yang terlambat ujarnya
kemiskinan jadi seni baru yang ditabukan
dan mimpi busuk jadi suatu titah
disabdakan lars-lars penguasa
yang tak pernah sekalipun terbangun

beri kami sepenggal mimpimu duhai penguasa
biar kami merasakan mimpi indahmu yang
membuatmu tak ingin terbangun



jakarta, dua kesembilan di duaribusembilan, 01.40






Bayu Adhiwarsono ©

BERHENTI BERLARI DAN MULAI MELANGKAH

berhenti berlari dan mulai melangkah

itu bisiknya di tengah malamnya gelap
antara sepi pun dia masih berbisik

ini antara kau dan aku
bukan untuk mereka
apalagi dia

teriaknya di antara guyuran yang menghujan
kenangan pun tak sekeras ini menghujam
telingaku

sudahlah,
kini kan kutunggu kau
datang dengan segenggam kini

karena aku akan berhenti berlari
dan mulai melangkah



jakarta, dua kesembilan di duaribusembilan, 00.29





Bayu Adhiwarsono ©

UNE MÉMOIRE

beberapa senja lalu, tak sengaja ku bertemu dia di satu persimpangan.
tak biasanya aku sedikit melambat dan menegur.
ah...
entah keputusan benar atau tidak
tapi yang pasti, persimpangan itu tak mungkin sesuram dulu lagi
pelita yang dulu pernah kupecahkan, ternyata kini menyala terang
ada yang menyulut sumbu itu kembali

hari ini aku mencoba melupakan persimpangan itu
toh aku memang hendak pergi,
bukan kembali
tapi ternyata dia ada lagi,
di persimpangan yang lain

mungkin bukan dengan rasa yang dulu
bukan tatap yang dulu
apalagi rindu yang dulu

duh...dulu !


jakarta, satu kesembilan di duaribusembilan, 22.40


Bayu Adhiwarsono ©