Sabtu, 29 Agustus 2009

L'HISTOIRE D'UNE MEMOIRE



aku teriak "PERGI !"
sambil memanggilmu dengan rindu

aku teriak "CUKUP !"
lalu kuselipkan sesal di saku amarahmu

jangan lemparkan tanya dan ragu soal
mengapa aku membentang kenangan tentangmu
kau tahu betul pastinya mimpi itu
mimpi tentangmu delapan tahun terakhir
walau malam pun kau tak pernah menitipkan tanya pada
malam

satu hal yang mungkin bisa ku pastikan
aku tak pernah memesan kenangan tentangmu
juga meminta rindu wangi cinta yang dulu untukku itu
aku tak pernah mau DULU

lalu salah siapa jika
DULU itu KAU dan
KINI adalah DIA dan sedikit tentangmu


jakarta, duasembilan kedelapan di duaribusembilan, 00.21


*photo: taken from "300".


Bayu Adhiwarsono ©

Jumat, 28 Agustus 2009

PEREMPUAN ITU BERNAMA ADA

perempuan itu bernama ada
yang seharusnya sudah pergi sejak
kenangan melangkah marah dan
muntah di depan pintu
atas nama kesadaran

bahkan di mimpi pun
dia masih begitu dulu
dengan wangi masih seperti itu
persis seperti ketika aku masih
sering tersirap di rindunya dulu
menyelinap……
mengelitik……
lalu menanam bibit keabadian semu
atas nama cinta

perempuan itu bernama kenangan
berhiaskan betis mu yang mengkilap
jemari-jemari yang melenakan
kecupan yang menyayat
dan semua yang di dirimu

tidakkah kau baca surat cintaku delapan tahun silam ?
coba kau lihat di bantal merah mudanya marah kita
atau di balik lipatan sesal yang dulu kita berjanji tak ada
pastikan itu surat cintaku
yang kulukis
atas nama kenangan

tidakkah kau kira aku tak tahu bahwa kau
dulu bukan sekarang

sudahlah
aku mau kini
aku mau dicinta dan dirindu tanpa hingga
bukan disimpan di laci bertajuk PERNAH


jakarta, duapuluhdelapan ke delapan di duaribusembilan, 11.25



Bayu Adhiwarsono ©

Jumat, 07 Agustus 2009

TANPA KATA

baru kali ini malam begitu membuatku muak.
kucoba tak mendengar umpatannya.
tapi marahnya tetap kubaca,
dengan sengaja.
sementara aku
tetap tak ingin berkata-kata.
aku sedang ingin membisu dan mengikat jemari hingga tak menari.

tanpa kumau, wangi tubuhnya begitu dekat di sampingku.
coba kupaku punggungku ke sisi lain lalu berharap membeku.
sayangnya, hidungku tak mau kutipu.
dihirupnya bau malaikat itu hingga membiru dan larut.

aku muak pada malam
bukan
justru bukan karena aku kehilangan kata
tapi terlalu penuh

untuk kali ini saja
segan rasanya untuk
memaki
menangis
memaki lagi
menangis lagi
memaki menangis
lagi dan lagi

untuk kali ini saja
ingin aku hirup muakku sendiri

bisakah ...



jakarta, tujuh kedelapan di duaribusembilan, 02.52

Bayu Adhiwarsono ©

Selasa, 04 Agustus 2009

V FOR NIGHTMARE

aku coba menjadi kuat
bukan untukmu kekasih

aku tak ingin tanpamu aku lemah
tapi segenap peluhku habis sudah
menahan dia yang menghantui sepekan terakhir ini

aku ingin rubuh terlelap sejenak ataupun lama
lalu terbangun lagi
untukmu kekasih

biar aku tak kuat tapi setidaknya aku terbangun
dengan senyum



jakarta, empat kedelapan di duaribusembilan, 23.20


Bayu Adhiwarsono ©