Kamis, 29 Mei 2003

SUDAH KUBILANG JANGAN DUSTAI AKU LAGI

kau bilang tak pernah merinduku,
namun mengapa ada namaku dibawah selimutmu

kau bilang tak kan mungkin mencintaiku,
tapi mengapa ada senyumku di laci meja riasmu

kau bilang tak ada penggalan hatimu untukku,
lalu mengapa ada wajahku di saku bajumu

kau bilang tak pernah ingin memelukku,
dan ternyata kau tata kenangan kita berdua di meja makanmu

kau bilang tak mungkin kita mengarungi langit cita bersama,
dan ternyata kau belenggu aku di singgasana tetirahmu

kau bilang tak kan mungkin kau menggenggam jemariku,
namun kulihat cintaku melingkari jari manismu

atau itu hanya rabun di tepi imagi ku sendiri ?
lalu apa yang tengah kau cumbui itu,
kalau bukan segala asa tentang ku


jakarta, duapuhsembilan kelima di duaributiga, 17.05




Bayu Adhiwarsono ©
*Tulisan ini di-publish oleh Bayu Adhiwarsono,
dan dilindungi oleh Undang-Undang Hak Cipta*

KUTUKAN RINDU

mencakar
menghajar
membakar
aku
jemari pesona dari danau sudut kerling mu

membelenggu
membeku
membujur
kau
serpihan bintang dari malam pojok rindu ku

membelai
mengandai
mengintai
kita
penggalan angan dari juta gelanggang mimpi mereka

mengais
membingkis
menangis
dia
gumpalan rasa dari tulus hamparan keraguan kalian

sudah
sudah
sudah
jangan lagi kecup bibir sepi ku
jangan malam ini

sisakan untuk esok yang menanti


jakarta, duapuluhsembilan kelima di duaributiga, 16.48




Bayu Adhiwarsono ©
*Tulisan ini di-publish oleh Bayu Adhiwarsono,
dan dilindungi oleh Undang-Undang Hak Cipta*

Minggu, 11 Mei 2003

RESONANSI BASI

seperti biasa hari ini dimulai
persis dengan yang kemarin
kembar siam, orang bilang
dan nama tengahnya, sia-sia
terlahirkan bersamaku
terlepas dari yang terbebankan

seperti biasa hari ini berjalan
berjalan ?
bukankah menapak tanpa jejak bukan langkah ?
kuteguk lagi peluhmu, sini

gelar darah biru ku, tiada
jubah perang ku, tak arti
selimut birahi ku, sepi
pahit ?
sarapan, makan siang, makan malam, dan cemilan ku

seperti biasa

bandung, sebelas kelima di duaributiga, 08.15





Bayu Adhiwarsono ©

Sabtu, 10 Mei 2003

SIAPA AKU ?

aku merangkak di sela gelap malam dan silau pagi
meraba mimpi mencari secuil cinta sisa semalam
menggapai asa yang terhempaskan pengemis masa
mereka bilang aku tanpa arti
kalian sumpahi aku diantara ludah tersembur tulus

aku hidup tanpa cinta
cinta yang katanya indah seindah nirwana
ha...ha...ha....memang kalian pulang dari sana?
mati kalian?
lalu matilah aku untuk rasakan cinta?

aku menari telanjangi diri di hadapan kepalsuan
yang menyapa,
yang membelai,
yang menina bobokan,
lalu siapa kalian siapa aku?


jakarta, sepuluh kelima di duaributiga, 08.31




Bayu Adhiwarsono ©
*Tulisan ini di-publish oleh Bayu Adhiwarsono,
dan dilindungi oleh Undang-Undang Hak Cipta*