Jumat, 05 Februari 2010

ULANG TAHUN

perintah sudah terlontar
demi satu cita dan mimpi
walau tanpa satu pun arah
tapi perintah adalah titah
tak pernah peduli pada apapun
kecuali cita dan mimpi

perintah sudah terlontar
ketika Sang Jenderal berteriak semangat dan
acungkan pedang komando
coba bangunkan prajurit
yang terlelap dibuai mimpi saja

'pasukan musuh sudah dekat!'
teriak pasukan pengintai
'batalyon mana yang harus menghadang?'
kapten bertanya
'kerahkan semua, tapi ingat biarkan batalyon pemanah berlibur dulu !'
Sang Jenderal menjawab dengan gagah berani

sembari kebingungan


jakarta, empat kedua di duaribusepuluh, 17.00

Bayu Adhiwarsono©

Tidak ada komentar:

Posting Komentar