Rabu, 02 September 2009

HARAM

tikus-tikus merayap diantara barisan para pengadu
berharap mimpi yang baru sambil menghujat
pukul depan tendang belakang lalu kembali
merayap

jejak-jejak menertawakan langkah
mimpi yang terlambat ujarnya
kemiskinan jadi seni baru yang ditabukan
dan mimpi busuk jadi suatu titah
disabdakan lars-lars penguasa
yang tak pernah sekalipun terbangun

beri kami sepenggal mimpimu duhai penguasa
biar kami merasakan mimpi indahmu yang
membuatmu tak ingin terbangun



jakarta, dua kesembilan di duaribusembilan, 01.40






Bayu Adhiwarsono ©

Tidak ada komentar:

Posting Komentar