Jumat, 07 Agustus 2009

TANPA KATA

baru kali ini malam begitu membuatku muak.
kucoba tak mendengar umpatannya.
tapi marahnya tetap kubaca,
dengan sengaja.
sementara aku
tetap tak ingin berkata-kata.
aku sedang ingin membisu dan mengikat jemari hingga tak menari.

tanpa kumau, wangi tubuhnya begitu dekat di sampingku.
coba kupaku punggungku ke sisi lain lalu berharap membeku.
sayangnya, hidungku tak mau kutipu.
dihirupnya bau malaikat itu hingga membiru dan larut.

aku muak pada malam
bukan
justru bukan karena aku kehilangan kata
tapi terlalu penuh

untuk kali ini saja
segan rasanya untuk
memaki
menangis
memaki lagi
menangis lagi
memaki menangis
lagi dan lagi

untuk kali ini saja
ingin aku hirup muakku sendiri

bisakah ...



jakarta, tujuh kedelapan di duaribusembilan, 02.52

Bayu Adhiwarsono ©

Tidak ada komentar:

Posting Komentar