Rabu, 25 November 2009

BASAH TENGKULAK

basah hujanku siang ini lagi
sedikit memang tergenang
walau terkadang banjir

tapi lelaki yang kemarin
kutemui di sebuah persimpangan
punya cerita berbeda

gabahnya justru hangus
bukan lembab dan tersapu
banjir

hitam legam nyaris terbuang
bersama mimpi
membayar pinjaman tengkulak

hangus dan nyaris terbuang
oleh puluhan lentera penjaga mimpi yang berbalik
menghujam

jakarta, duapuluhlima kesebelas di duaribusembilan, 14.25


ditulis oleh Bayu Adhiwarsono, atau
di publish di Blog ini dengan seijin penulis aslinya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar