Kamis, 18 Desember 2003

SELEPAS TENGAH SASIH AKHIR WARSA

setengah ujung jarinya menjejak lalu masih
menyisakan yang untuk hari ini hingga lapar
menjelang
tiada ku bertanya tiada ia terdiam
hadirkan yang bukan jawab pastinya

bermimpi dari satu lelap ke lainnya
memaki dari setetes keringat ke lainnya
dan terusir dari dirinya sendiri

duh, bangsaku
masihkah aku mencintaimu

jakarta, delapanbelas keduabelas di duaributiga, 20.05

Tidak ada komentar:

Posting Komentar