Rabu, 30 April 2003

RELIGI TANYA

Dia menari telanjang di penghujung mataku lelap
Dia bernyanyi di daun telingaku tuli
Dia kecup bibirku hambar terlumat birahi
Dia genggam jemariku kaku merindu sepi
Dia mencumbuku

aku ?

tampar wajahNya dengan amarah menggundah
lempari singgasanaNya berjuta kesah tak henti membuncah
jauhi tatapNya berpaling tak jua hampiri melangkah

masihkah pantas kubilang satu bisik di ciptaNya,
aku cinta Dia ?


jakarta, tigapuluh keempat di duaributiga, 01.40




Bayu Adhiwarsono ©
*Tulisan ini di-publish oleh Bayu Adhiwarsono,
dan dilindungi oleh Undang-Undang Hak Cipta*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar