Selasa, 23 Juni 2009

MALAM

untuk seorang kawan, setiap saat adalah pagi
mungkin karena dia sering gosok gigi
mungkin juga dia terlalu sering mandi
atau bisa jadi karena dia sering terbangun di tempat baru
cuma dia yang tahu

aku
lebih memilih setiap saat adalah malam

karena malam selalu mau berdusta untukku
dia sembunyikan kelabu dibalik gelapnya
dia simpan ramai di balik saku celananya

bahkan,
malam tak pernah meminta lebih dariku
aku boleh mendustainya kapan saja
aku bisa mencumbunya kapan aku mau
dan aku tak harus merasa bersalah meninggalkannya dalam lelap

hanya malam selalu setia menemani jemariku menari


jakarta, duapuluhtiga keenam di diaribusembilan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar