Sabtu, 27 Desember 2003

CERITA HARI INI

yang kemarin masih mengejarku tak henti
hingga separuh bayangku sendiri
mengukir bekas jejakku semakin dalam
menjadi tempat tetirahku di akhir
nanti

lenganmu, lenganmu menggapaiku penuh rindu
sambil menyanyikan sisa kecupan semalam
yang tak ingin kukenang
sungguh

biar bara itu membiru di bukumu
sebagai tanda hela nafas baru kita
terpanggang duri rindu di pangkuanmu
sebagai mawar yang tak lagi merah
memburat beku kan tatap
sebagai nurani terpenjara ujung jemari

milik kami kita mereka
yang dulu aku kau
dan

jakarta, duapuluhtujuh keduabelas di duaributiga, 17.21

Tidak ada komentar:

Posting Komentar